JAGAD POS,MADIUN. Dalam kegiatan inovasi pengembangan publik yang di inisiatori SDN 2 Mojorejo Dongeng Pagi hari selasa kamis sabtu (Dopari Sakatu) mampu bersaing mendapatkan penghargaan 40 Top Award katagori terpuji,dari penghargaan tersebut Pemerintah Kota Madiun mendapatkan intensif sebesar Rp 9,6 miliar dalam bentuk tambahan APBD.
Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto mengatakan tambahan dana APBD Rp 9,6 miliar tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk meningkatkan operasi Dinas Pendidikan saja,"terapi itu milik seluruh masyarakat Kota Madiun,pengunaanya nanti akan di nikmati seluruh masyarakat namun tetap sebagian juga di prioritaskan untuk pengembangan Dopari Sekatu tersebut,"terang Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto,jum'at 30/11/2018.
Ia menambahkan untuk semua Dinas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dengan inovasi baru agar tercipta kepuasan kepada masyarakat,"dengan di terimanya penghargaan intensif sebesar itu,bisa menjadi motivasi kedepan,sehingga Dinas di bawah jajaran OPD Kota Madiun lebih kreatif meningkatkan pelayanan publik,"terang Sugeng Rismiyanto.
Acara forum koordinasi kehumasan dan jumpa pers dengan tema"inovasi pelayanan publik pendidikan Kota Madiun dalam membangun karakter bangsa" di aula kantor Kecamatan Kartoharjo Kota Madiun,di hadiri Walikota Madiun,Ketua DPRD Kota Madiun,Sekda Kota Madiun,Forkompinda Kota Madiun,Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun,Kepala Sekolah se-Kota Madiun,Siswa SDN 2 Mojorejo dan awak media.(s.rud)
Home »Unlabelled » Pemkot Madiun Dapat Intensif Rp 9,6 Miliar
Pemkot Madiun Dapat Intensif Rp 9,6 Miliar
Wali Kota Madiun Sugeng Rismiyanto saat forum kehumasan

Posting Komentar