WARGA DESA PAJARAN MERAUP BERKAH,BERKAT BANK SAMPAH



      
Kades Tri Handono pinggir kanan,perangkat Desa dan pinggir kiri Sekdes Wasis
    MADIUN,JAGAD POS.Desa Pajaran Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun Jawa Timur,peduli untuk menciptakan lingkungan  hijau dan bersih dari sampah dengan menerapkan  pengelolaan sampah yang baik.
    Bank sampah awalnya di nilai sebagi kegiatan yang tidak membawa berkah,justru akan  menempatkan  dan menjadikan penduduk kerja keras,namun penjelasan yang kerap di sampaikan pendamping Desa pada warga.
     
Anggota bank sampah Dusun Setren
    Akirnya warga menyadari bahwa sampah selain menjaga kebersihan lingkungan ,ternyata juga punya nilai ekonomis,sampah lewat pengelolaan bank sampah akan menghasilkan  pemasukan untuk keluarga.
     Kepala Desa Pajaran Tri Handono  mengatakan  pendirian bank sampah di mulai  dari Ibu-ibu PKK dan di kampayekan penyadaran hidup bersih yang di canangkan  oleh Pemerintah Desa Pajaran,Dinas Lingkungan Hidup dan pndamping Desa,kampaye di lakukan di tingkat Desa,lalu di lanjutkan tingkat Dusun,RT dan dapat antosias oleh warga,shingga  bank sampah 3 Dusun antara lain bank sampah Pajaran satu,bank sampah Bangkalan dan bank sampah Setren,” yang efektif  sampai sekarang  bank sampah Setren,bank sampah tersebut bisa motifasi kepada masyarakat,serta menbantu  penjualan sampah bisa jadi nilai ekonomis,” terang Tri Handono,rabu 29/5/2019.
     
Kegiatan bank sampah
   Ia menambahkan misalkan sampah satu botol aqua di jual ngak laku sampai Rp 500,-tapi kalu di jual sendiri-sendiri ,tutupnya sendiri,lebelnya sendiri dan botolnya sendiri nilainya bisa lebih dari Rp 500,- harganya,” sampah  yang selesai di pilah-pilah,selanjutnya  di timbang dan di hargai  sebagai buku setoran tabungan,keberadaan bank sampah ini memiliki tiga manfaat yaitu,rasa kepedulian terhadap lingkungan,gerakan menabung masyarakat serta mnambah pendapatan ekonomi keluarga,” ungkap Kades Tri  Handono.
    Lebih lanjut,Tri Handono menambahkan,uniknya,pengelolaan bank sampah sekarang sudah mendapat pembagian THR yang sudah berjalan 2 tahun yang di ketuai Siti Umi Hanik kader perempuan Desa,selanjutnya bank sampah di senergikan,sehingga dari hasil bank sampah  menjadi awal kegiatan menabung secara kumulatif,” harapanya  kedepan bisa berkembang di Dusun lainya,cita-cita program  warga KRPL(kawasan rumah padat lestari),” tambah Kades Tri Handono.
    Sementara itu,Sekertaris Desa Pajaran Wasis menambahkan dengan adanya kerja sama bank sampah tersebut,roda perkonomian akan berputar bertambah baik,setiap 2 minggu warga mengumpulkan sampah di bank sampah dan hasilnya  bisa di rasakan setiap lebaran,” harapanya setelah besar  akan di gunakan simpan pinjam dari hasil sampah,keberadaan bank sampah dapat memberikan  aspek manfaat kepada masyarakat salah satunya adalah masyarakat tentang penglolaan,selain itu,dapat merubah perilaku masyarakat,menumbuhkan kepedulian dan jiwa gotong royong dan mmunculkan generasi peduli sampah,serta manfaat ekonomi yang didapat warga dari pengelolaan sampah,” ujarnya Sekdes Wasis,rabu 29/5/2019.
      Adapun pngurus bank sampah  Barokah Dusun Setren Desa Pajaran,Ketua Siti Umi Hanik,Sekertaris warsini,Bendahara Kusmining,anggota Siti Sriani,Dwi Liana Solikatim.(Adv/s.rud).

Related Post



Posting Komentar