MADIUN, media Jagad Pos - Guna mendukung aktifitas perekonomian masyarakat, Pemerintah Desa Jatisari, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Jawa Timur membangun jalan aspal hot mix sepanjang 360 meter bersumber bantuan keuangan khusus (BKK) dengan anggara Rp 150 juta, tahun anggaran 2023.
Kepala Desa Jatisari, Eko Aris Setyawan, SE mengatakan BKK aspirasi dari partai Golkar dan PDIP untuk jalan aspal hot mix di Dusun Tawang, dengan volume 180 meter kali 3 meter dari dua titik jadi total panjang 360 meter, tarjet waktu satu hari selesai.
"Nilai anggaran Rp 150 juta, untuk dua titik, harapanya infrastruktur baik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Kepala Desa Jatisari, Sabtu, 9 Desember 2023.
"Karena pengalaman dulu aspal biasa itu kurang awet, aspal biasa gampang rusak, kalau aspal hot mix bertahun-tahun ngak rusak," ujar Eko Aris Setyawan.
Lebih lanjut, Kepala Desa Jatisari menambahkan kenapa jalan belum rusak diperbaiki, kalau nunggu rusak malah menghabiskan anggaran banyak.
"Masyarakat sudah lama mengusulkan, sudah masuk RPJM," terangnya.
Masih menurut Eko Aris Setyawan, untuk dana desa (DD) dan alokasi dana desa ( ADD) sudah selesai semua.
"Dd selesai infrastruktur, selain untuk infrastruktur juga untuk ketahanan pangan ada 580 pohon apokat kita bagi-bagikan tiap rukun tetangga (RT), harapanya bisa dikelola masyarakat, biar bisa menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat, sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat," terangnya.
"Pembangunan jalan ini sengaja kita mengunakan material aspal hot mix, agar jalan desa bisa kuat dan awet, karena kalau mengunakan aspal lapis penentrasi (Lapen) jalan mudah rusak dan terkelupas," ungkap Eko Aris Setyawan.
Sementara itu, ketua tim pelakasana kegiatan (TPK) , Katman menambahkan ketebalan aspal hot mix 2,65 cm kali panjang 180 meter kali 3 meter dua titik, total panjang 360 meter dengan anggaran dana Rp 150 juta.
"Wacana sudah lama, Aspirasi dari partai Golkar dan PDIP, tarjet pekerjaan satu hari selesai," tuturnya.
Katman menambahkan karena jalan poros desa Glandung dan Desa Jatisari, dibuat aspal hot mix.
"Lebih awet, lebih nyaman berkendara, untuk kegiatan tidak ada kendala, semua masyarakat mendukung program BKK," tutupnya. ( Sugeng Rudianto)
Posting Komentar