‘’Kota Madiun sudah on the track di dalam penyelenggaraan Pemilu. Itu bisa dilihat dari penyelenggaraan Pilkada kemarin yang berjalan sukses,” kata Walikota Madiun Sugeng Rismiyanto saat memimpin rapat koordinasi bersama Forkopimda Kota Madiun di Ruang Rapat Dinas PU Gedung Bersama, Kamis (11/4).
Walikota menambahkan rakor digelar bukan lantaran kondusifitas Kota Madiun terganggu. Namun, sebagai upaya memberikan pelayanan cipta kondusif di Kota Madiun. Rakor juga sebagai sarana tim pemantau pemilu di Kota Madiun untuk mendapatkan gambaran yang pas terkait langkah yang harus dilakukan. Tim Pemantau Pemilu ini terdiri dari lurah dan camat se-Madiun. Tim diharapkan segara menyampaikan kendala dan kondisi di wilayahnya masing-masing. Selain itu, berpatisipasi memberikan informasi kepada masyarakat terkait pemilu dan isu-isunya.
‘’Ketika ada informasi yang sekiranya dapat menimbulkan gesekan di masyarakat, segera laporkan ke Tim Gakkumdu,” pesan walikota.
Pemilu merupakan proses yang di dalamnya terdapat input, proses, output, dan feedback. Pemkot harus terlibat mensosialisasikan pemilu untuk mencerdaskan masyarakat Kota Madiun terutama dalam hal pendidikan politik. Di pesta demokrasi lima tahunan ini, semua elemen diharapkan tidak terlalu tegang menghadapi pemilu. Artinya, ketika ada informasi yang belum jelas dan bahkan menyesatkan, tidak mudah termakan isu-isu tersebut.
Pemilu untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat terbaik. Calon-calon di pesta ini, dipastikan putra-putri terbaik bangsa. Tugas besar ada di pundak para pemimpin tersebut setelah terpilih nanti.
‘’Siapapun yang terpilih, mempunyai tanggung jawab untuk mencapai tujuan nasional, dan itu tidaklah mudah,” katanya.
Masyrakat diharapkan memilih sesuai hati nurani. Memilih yang terbaik berdasar visi-misi para calon. Tim wajib meyakinkan kepada seluruh masyarakat bahwa Pilpres dan Pileg 2019 akan berlangsung aman. Walikota berharap target partisipasi masyarakat sebesar 80 persen dapat tercapai. Selain itu, kondusifitas Kota Madiun tetap terjaga dari awal sampai pasca pemilu 2019 nanti. (Red/diskominfo/s.rud).

Posting Komentar