Bapenda Gelar Percepatan realisasi PBB-P2 Di Kecamatan Pilangkenceng

Kabid pembukuan  dan penagihan Bapenda Ari Nursurahmat saat monev

     MADIUN,JAGAD POS. Dalam rangka optimalkan penerimaan PBB(pajak bumi dan bangunan) Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Madiun bersama tim,Ispetorat, Komisi C Ketua beserta anggota DPRD Kabupaten Madiun,Camat Pilangkenceng melakukan monitoring dan evaluasi(monev) penyampaian SPPT ke Desa Kecamatan Pilangkenceng kabupaten Madiun Jawa Timur,kamis 25/10/2018.
    Menurut Kepala Bapenda(Badan Pendapatan Daerah) Kabupaten Madiun Indra Setyawan SE,M.Si  melalui Kepala Bidang Pembukuan dan Penagihan Bapenda Kabupaten Madiun Ari Nursurahmat S,Sos mengatakan untuk Kecamatan Pilangkenceng sudah baik,dari 15 Kecamtan ,untuk Kecamatan Pilangkenceng rengking 2 setelah Kecamatan Kare ,” Inza Alloh bulan Desember tahun ini lunas, dari 18 Desa di Kecamatan Pilangkeng  masih menyisakan 4 Desa  yang belum lunas,terkait dengan perpajakan yang masih nungak ,Komisi  C,DPRD kabupaten Madiun mengadakan evaluasi,” terang Ari Nursurahmat.
   Ia, berharap evaluasi ada peningkatan untuk realisasi PBB-P2 yang belum lunas,”segera ada pelunasan PBB-P2 jatuh tempo September,kita mengejar bulan desember percepatan PBB-P2 segera lunas,” ungkap Ari Nursurahmat.
    Lebih lanjut Ari Nursurahmat  untuk Kecamatan Pilangkenceng  patut berbangga dengan capaian  realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan(PBB) –P2 tahun 2018 mengingat  berdasarkan penerimaan pendapatan asli daerah(PAD) kususnya PBB-P2  se-Kabupaten Madiun januari sampai oktober 2018  mencapai 90 persen,rangking 2 .
     Camat Pilangkenceng  Edy Djuwari S,Sos.MA. mengatakan pencapaian  tarjet tersebut karena adanya kerja sama sinergitas dengan pemungut PBB-P2 di Desa,”kami harus berupaya agar PBB-P2 kami himbau Kades dan petugas pemungut PBB-P2  untuk segera menyosialisasikan ke masyarakat agar segera untuk melunasi,” terang Camat Edy Djuawari.
tim evaluasi dan peserta pemungut PBB-P2 di Kecamatan Pilangkenceng
    Ketua Komisi C, DPRD Kabupaten Madiun Suparno Budi Santoso mengatakan jaman dulu beda dengan jaman sekarang ,saat sekarang perangkat Desa dan Kepala Desa di tuntut profesional,kehadiran tim Pemkab Madiun di tangapi dengan positif,” di tanggapi dengan dengan positif tingking saja,semoga bulan desember 2018 bisa lunas,bagaimanapun caranya biar Kepala Desa berusaha,kita ngak saling menyalahkan ,yang penting lunas dengan solusi  seperti apa terserah,” terang Suparno.
   Suparno menambahkan untuk Komisi C,DPRD Kabupaten Madiun yang ikut monev di Kecamatan Pilangkeng antara lain 1. Ketua Suparno Budi Santoso dari Golkar,2.Wakil Ketua Muhamat Sayuti dari PKB ,3. Retno dari Demokrat,4.guntur dari Gerindra,5.Yatno dari PKB,6.Edy dari PKPI,6.Drs.Suyatno.M,S.i dari PKB,7. Arifin dari PPP.
   Sigit dari Ispitorat mengatakan ini sudah jatuh tempo PBB-P2 jadi PR untuk Desa Duren,” harapanya dari 4 Desa  seperti Duren,Luworo,Dungbanteng dan Pulerejo sudah lunas, tolong Pak camat dari 4 Desa  di kumpulkan agar segera melunasinya,TPP sudah bagus bagi perangkat Desa ,harpanya paling tidak bulan 11 sudah lunas,” terang Sigit.(Adv/s.rud.).



Related Post



Posting Komentar